| Arsip foto - Tangkapan layar - Presiden Prabowo saat memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri Tahun 2026 di Istana Merdekat, Jakarta, Rabu (22/7/2026) (ANTARA/Prisca Triferna) |
Dalam rangkaian acara pelantikan, Presiden akan memberikan penghargaan kepada 10 siswa lulusan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik dan prestasi para lulusan selama menempuh pendidikan di IPDN
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan
memimpin pelantikan 1.204 lulusan Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan Institut
Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Lapangan
Parade Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi
mengatakan sebanyak 728 putra dan 476 putri Pamong Praja Muda yang dilantik
akan ditugaskan di lingkungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di seluruh
Indonesia, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sesuai
kebutuhan formasi aparatur sipil negara.
"Dalam rangkaian acara pelantikan, Presiden akan
memberikan penghargaan kepada 10 siswa lulusan terbaik sebagai bentuk apresiasi
atas capaian akademik dan prestasi para lulusan selama menempuh pendidikan di
IPDN," ujar Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Rabu.
Ia menambahkan, penghargaan Kartika Astha Brata diberikan
kepada Aji Bayu Ramadhan, S.Tr.I.P, sedangkan penghargaan Sapta Adhi Praja
diberikan kepada sembilan siswa terbaik lainnya.
Para Pamong Praja Muda yang berasal dari lintas daerah ini
diharapkan menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa, menjaga harmoni
sosial, serta memperkuat rasa kebangsaan di tengah keberagaman suku, agama,
budaya, dan adat istiadat masyarakat setempat.
Lebih lanjut, ia mengatakan pemerintah berkomitmen untuk
menempatkan penguatan sumber daya manusia, reformasi birokrasi, dan pembangunan
aparatur negara yang profesional.
Selain itu, pemerintah juga menekankan sikap integritas dan
berorientasi pelayanan publik sebagai bagian penting dalam mewujudkan
pemerintahan yang efektif, memperkuat sinergi pusat dan daerah, serta
memastikan keberlanjutan regenerasi kepemimpinan aparatur pemerintahan untuk
mendukung tercapainya visi Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045.
"Semoga para lulusan dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, berintegritas, dan berdedikasi tinggi bagi kemajuan bangsa dan negara, serta menjadi bagian penting dari transformasi tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat," kata Prasetyo. Sumber artikel Antara

