Iklan

Hari Kedua KKN di Desa Jorok, 21 Mahasiswa STAIS Sumbawa Siap Jalankan 7 Program Kerja Unggulan

Joni Irawan
Senin, 27 Juli 2026 | 20:25 WIB Last Updated 2026-07-28T03:25:14Z

Hari Kedua KKN di Desa Jorok, 21 Mahasiswa STAIS Sumbawa Siap Jalankan 7 Program Kerja Unggulan

UTAN, 28 JULI 2026 – Sebanyak 21 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Sumbawa (STAIS) yang berbasis di Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, resmi memulai agenda Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Jorok, Kecamatan Utan. Hari ini, Selasa (28/7), menandai hari kedua para mahasiswa berada di lokasi pengabdian setelah menjalani prosesi penerimaan resmi oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Jorok dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) pada Senin kemarin.
Selama 45 hari ke depan, seluruh mahasiswa KKN akan berpusat di satu posko yang berlokasi di Dusun Koda Permai. Untuk memastikan kontribusi yang efektif, mahasiswa telah merumuskan 7 program kerja utama yang disinkronkan langsung dengan program kerja Pemerintah Desa (Pemdes) Jorok sebelum mulai diterjunkan ke masyarakat.
Ketua KKN STAIS Desa Jorok, Paramita, menjelaskan bahwa program kerja kelompoknya akan berfokus pada penguatan sektor keagamaan, pendidikan dasar, serta pemberdayaan ekonomi lokal.
"Harapan besar kami melalui KKN ini adalah dapat meningkatkan kualitas pendidikan bagi siswa-siswi SD, terutama dalam memperkuat fondasi agama dasar, serta membangun generasi Islami yang Qur'ani melalui pembinaan di TPQ," ujar Paramita.
Selain fokus pada pendidikan spiritual dan anak-anak, mahasiswa STAIS juga membawa misi modernisasi ekonomi warga melalui program digitalisasi. Para mahasiswa akan mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Jorok agar mampu memperluas jangkauan pasar dengan beralih ke sistem jualan online.
Kehadiran para mahasiswa ini disambut baik oleh pemerintah desa setempat. Perwakilan Pemdes Jorok, Hellia, S.IP., menyampaikan dukungannya dan menaruh harapan besar pada kolaborasi ini. Pemerintah Desa berharap sinergi ini dapat membawa nama baik Desa Jorok ke arah yang lebih maju dan positif melalui inovasi-inovasi yang dibawa oleh mahasiswa.
Beberapa program nyata yang mulai berjalan di antaranya adalah Bimbingan Belajar (Bimbel) Bahasa Arab dasar di MI NW, Bimbel Bahasa Inggris di SDN Sekokok, Senam Ceria dan Permainan Edukatif di PAUD Mutiara Hikmah, serta Pembinaan Generasi Qur'ani di TPQ Koda.
Penulis Wartawan Joni Irawan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Hari Kedua KKN di Desa Jorok, 21 Mahasiswa STAIS Sumbawa Siap Jalankan 7 Program Kerja Unggulan

Trending Now

Iklan

iklan