SUMBAWA BESAR – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov, menerima kunjungan dinas dari perwakilan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumbawa di ruang kerjanya pada Senin, 22 Juni 2026.
Pertemuan strategis ini membahas langkah cepat penanganan titik rawan kecelakaan lalu lintas, khususnya rencana pembangunan serta pemasangan lampu lalu lintas (traffic light) di kawasan Simpang Boak.
Hadir mewakili Kepala Dinas Perhubungan, dua pejabat strategis Dishub datang guna memberikan laporan sekaligus menyinkronkan teknis eksekusi di lapangan bersama unsur pimpinan legislatif.
Kondisi keamanan Simpang Boak belakangan ini memang memicu perhatian serius masyarakat akibat tingginya angka kecelakaan lalu lintas di persimpangan strategis tersebut. Bahkan, Ketua DPRD Sumbawa Nanang Nasiruddin mengungkapkan bahwa dirinya pernah menyaksikan secara langsung insiden kecelakaan di lokasi tersebut.
Merespon situasi darurat keselamatan jalan ini, Nanang memberikan arahan tegas kepada jajaran Dishub agar tidak menunda-nunda penataan fasilitas jalan. Ia meminta adanya langkah konkret demi meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa di kemudian hari.
Kabar baik bagi pengguna jalan, pihak Dishub memberikan respon positif dan bergerak cepat terhadap instruksi tersebut. Berdasarkan hasil koordinasi dalam pertemuan ini, Dishub berkomitmen penuh untuk segera merealisasikan pengadaan serta pengaktifan lampu merah di Simpang Boak yang ditargetkan mulai berjalan pada bulan Juli 2026 mendatang.
"Alhamdulillah, pihak Dishub merespon dengan sangat baik. Kami sepakat bahwa keselamatan warga di atas segalanya. Penataan fasilitas keselamatan jalan ini akan direalisasikan penuh pada bulan Juli," ungkap Nanang seusai pertemuan.
Kehadiran lampu lalu lintas baru di Simpang Boak diharapkan mampu menjawab keluhan jangka panjang para pengendara dan warga sekitar. Fasilitas ini diproyeksikan dapat mengurai kesemrawutan arus kendaraan, mengatur laju transportasi logistik maupun pribadi, serta menekan angka kecelakaan secara totalitas di jalur strategis tersebut.
Laporan STAF Khusus Ketua DPRD Sumbawa Joni Irawan


