Iklan

Pergeseran konsumsi berita ke video vertikal berisiko menciptakan generasi pembaca yang hanya "mendengar tanpa mendalami".

Joni Irawan
Selasa, 26 Mei 2026 | 03:15 WIB Last Updated 2026-05-26T10:28:47Z


Pergeseran konsumsi berita ke video vertikal berisiko menciptakan generasi pembaca yang hanya "mendengar tanpa mendalami".

Yang terjadi hanyalah penumpukan informasi dangkal tanpa struktur logika yang matang.

ulasan mendalam mengenai dampak fenomena tersebut terhadap tingkat pemahaman audiens:
Titik Kritis: Ilusi Pemahaman dari Durasi Singkat
Ketika pemahaman informasi hanya bersandar pada media audio-visual berdurasi 15 hingga 60 detik, terjadi penyusutan kualitas literasi yang signifikan.
  • Hilangnya Konteks dan Latar Belakang: Video vertikal menuntut kreator memotong informasi demi mengejar durasi. Akibatnya, audiens hanya mendapatkan permukaan berita (apa yang terjadi saat ini) tanpa memahami akar masalah (mengapa dan bagaimana hal itu bisa terjadi).
  • Risiko Misinformasi yang Tinggi: Narasi yang didengar sepintas jauh lebih mudah dimanipulasi melalui intonasi suara atau potongan video yang dramatis. Tanpa adanya teks pembanding, audiens cenderung menelan mentah-mentah apa yang mereka dengar.
  • Fenomena Skimming Mental: Mendengar sambil lalu sembari menggulir (scrolling) layar menurunkan daya konsentrasi. Audiens merasa sudah tahu banyak hal, padahal yang terjadi hanyalah penumpukan informasi dangkal tanpa struktur logika yang matang.
Perbandingan Karakteristik Pemahaman
Aspek PemahamanLewat Berita Video Vertikal (Mendengar)Lewat Berita Artikel Teks (Membaca)
Kecepatan Serapan

Sangat cepat, instan, memicu dopamin.

Lambat, membutuhkan fokus mental.

Kedalaman Data

Terbatas pada poin-poin besar / emosi visual.

Komprehensif, menyertakan data, kronologi, dan kutipan resmi.

Proses Kognitif

Pasif (menerima apa yang disajikan).

Aktif (otak mengolah kata menjadi konsep pemikiran).

Daya Ingat

Jangka pendek (mudah terlupakan oleh video selanjutnya).

Jangka panjang (struktur kalimat membekas di memori).


Penulis/Wartawan Joni Irawan





Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pergeseran konsumsi berita ke video vertikal berisiko menciptakan generasi pembaca yang hanya "mendengar tanpa mendalami".

Trending Now

Iklan

iklan