| Penilaian ASEAN Smoke Free Award (ASA) tahun 2026 secara virtual. (Foto: Indri Purnama/Diskominfo) |
Sebagai perwakilan nasional, Kota Depok telah menjalani
tahap akhir penilaian berupa wawancara yang dilakukan secara daring di Depok
City Operations Room (DCOR), Balai Kota Depok, Selasa (02/06/26).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Devi Maryori
mengatakan, kepercayaan tersebut diberikan karena Kota Depok dinilai konsisten
dan berhasil mengimplementasikan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dengan
baik.
“Alhamdulillah, Kota Depok dipercaya menjadi perwakilan
Indonesia pada ASEAN Smoke Free Award 2026. Ini menjadi kebanggaan sekaligus
tanggung jawab bagi kami untuk menunjukkan komitmen dalam mewujudkan lingkungan
yang sehat dan bebas asap rokok,” ungkapnya kepada berita.depok.go.id.
Devi menjelaskan, tahap wawancara berlangsung selama kurang
lebih dua jam dan dipimpin oleh Wakil Wali Kota Depok, Chandra
Rahmansyah.
Dalam sesi tersebut, tim penilai menggali berbagai aspek
terkait kebijakan KTR yang diterapkan di Kota Depok.
Mulai dari regulasi yang dimiliki, implementasi kebijakan di
lapangan, pemberdayaan masyarakat, hingga berbagai inovasi yang telah dilakukan
dalam mendukung pengendalian konsumsi tembakau.
Lebih lanjut, Devi mengatakan, Kota Depok optimis dapat
meraih hasil terbaik dalam ajang tersebut.
Sebab, berbagai upaya yang telah dilakukan menunjukkan
komitmen dalam menerapkan kebijakan KTR.
“Kami optimistis Kota Depok dapat memperoleh hasil terbaik pada ASEAN Smoke-Free Award 2026. Semua pertanyaan yang diberikan sudah disampaikan dengan baik," tutupnya.

