LIPUTAN INDONESIA - Polri menargetkan membangun 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026.
Dalam
upacara peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Satlat Brimob, Cikeas, Bogor,
Rabu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan hingga bulan Juni
2026, Polri telah membangun 1.415 SPPG.
Kapolri
menjelaskan dengan rincian sebanyak 828 SPPG telah operasi, 227 SPPG dalam
tahap operasional, dan 360 SPPG dalam tahap pembangunan, termasuk 33 di
antaranya dibangun pada daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).
Ia
mengatakan seluruh SPPG tersebut diproyeksikan dapat melayani 3,5 juta penerima
manfaat serta menyerap 70,7 ribu pekerja.
Lebih
lanjut, pemimpin Korps Bhayangkara itu mengatakan SPPG Polri telah memiliki 348
sertifikat laik higiene sanitasi, 146 sertifikat jaminan produk halal, 285
sertifikat uji lab air, serta 305 koki terlatih.
Tidak hanya
itu, Polri juga telah menyusun buku berjudul Rasa Bhayangkara Nusantara yang
berisi 80 menu beragam sehingga dapat menambah variasi makanan serta memastikan
terpenuhinya standar nutrisi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan.
Sementara
itu, dari sisi keamanan makanan (food safety), ia mengatakan bahwa
SPPG Polri menggunakan sarana pendukung, seperti tandon air stainless, filter
air dan filter reverse osmosis (RO), pemanas air, biotank IPAL, steamer
food tray, rak food tray, UV, dan test kit.
Semua itu,
kata dia, digunakan demi menerapkan prinsip food safety secara
konsisten dalam pengolahan makanan.
“Sehingga
sampai dengan saat ini, Alhamdulillah, SPPG Polri berhasil mempertahankan zero
accident,” ucapnya.
Pada Rabu
ini, Polri menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara Ke-80, dengan
mengangkat tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. ant

