
Foto Sumber Suara.Com
Mulai 1 Juni, Jemaah Haji Indonesia 2026 Dipulangkan ke Tanah Air
JAKARTA — Fase pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama dari Arab Saudi menuju Tanah Air dijadwalkan bakal dimulai pada 1 Juni 2026 mendatang. Proses pemulangan seluruh jemaah ini akan berlangsung selama satu bulan penuh hingga 1 Juli 2026.
Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1447 H / 2026 M resmi dari Kementerian Agama dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), operasional ini dibagi ke dalam dua gelombang besar.
Jadwal Pemulangan Gelombang I dan II
Jemaah haji Gelombang I yang berada di Makkah akan dipulangkan terlebih dahulu melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Penerbangan perdana menuju Indonesia dijadwalkan berangkat pada 1 Juni 2026 (15 Dzulhijjah 1447 H) dan mendarat di masing-masing embarkasi pada hari yang sama. Fase pemulangan gelombang pertama ini akan berakhir pada 15 Juni 2026.
Sementara itu, jemaah haji Gelombang II akan mulai bergerak dari Makkah menuju Madinah pada 7 Juni 2026 untuk melaksanakan ibadah Arbain. Proses pemulangan Gelombang II dari Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah menuju Indonesia akan dimulai pada 16 Juni 2026, yang juga bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Puncak akhir dari seluruh rangkaian operasional haji tahun ini ditargetkan selesai pada 1 Juli 2026, ditandai dengan tibanya kelompok terbang (kloter) terakhir di Indonesia.
Kesiapan Bandara Udara, Untuk menyambut kedatangan lebih dari 204 ribu jemaah, pihak PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) telah menyiagakan fasilitas di seluruh bandara embarkasi/debatkasi.
Koordinasi intensif terus dilakukan bersama maskapai penerbangan guna memastikan ketepatan waktu (on-time performance) dan kelancaran proses imigrasi serta pembagian air zamzam saat jemaah tiba di Tanah Air. Demikian
Penulis Wartawan Joni Irawan

