Iklan

Wujudkan Efisiensi di Tengah Krisis, Bupati Sumbawa dan Rombongan Gunakan Bus ke Gedung DPRD

Joni Irawan
Minggu, 29 Maret 2026 | 20:25 WIB Last Updated 2026-03-30T08:46:53Z









Wujudkan Efisiensi di Tengah Krisis, Bupati Sumbawa dan Rombongan Gunakan Bus ke Gedung DPRD

SUMBAWA BESAR – Ada pemandangan berbeda dalam pelaksanaan Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Sumbawa pada Senin, 30 Maret 2026.

Bupati Sumbawa, Syarifuddin Jarot, bersama jajaran pimpinan OPD tiba di gedung legislatif tidak dengan kendaraan dinas perorangan, melainkan menggunakan tiga unit bus. Langkah ini ditegaskan oleh ketua DPRD Sumbawa Nanang Naziruddin juga ditegaskan Bupati sebagai wujud nyata efisiensi anggaran dan respons terhadap kondisi ekonomi global yang tengah tidak menentu.

Ajakan Hidup Hemat, Ngantor Pakai Sepeda, Dalam pidatonya, Bupati menyampaikan bahwa kondisi global saat ini berdampak signifikan pada kenaikan harga BBM. Mengingat stok BBM di Sumbawa yang diprediksi hanya tersedia untuk lima hari ke depan, Bupati mengeluarkan imbauan khusus bagi seluruh ASN dan masyarakat. "Bagi yang jarak rumah ke kantor dekat, saya himbau untuk menggunakan sepeda. Sedangkan bagi yang jauh, cukup menggunakan sepeda motor. Kita harus mulai melakukan penghematan dari diri sendiri," tegas Bupati di hadapan sidang.

Duka di Tengah Pembangunan, Mengawali penyampaian LKPJ, Bupati juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas rentetan musibah yang menimpa Sumbawa baru-baru ini. Mulai dari banjir di Ropang yang merendam ratusan rumah, hingga kebakaran hebat di Desa Kalimango, Alas, sehari setelah Idul Fitri yang menghanguskan 31 rumah.

Secara khusus, suasana sempat hening sejenak saat Bupati memberikan penghormatan bagi almarhum Solihin, staf Damkar yang gugur saat bertugas memadamkan api di Kalimango. "Ini adalah duka kita bersama," ungkapnya.

Selanjutnya, Terkait substansi LKPJ TA 2025, Bupati menjelaskan bahwa dokumen yang diserahkan terdiri dari lima bab yang mencakup realisasi pendapatan, pembiayaan, hingga belanja daerah. Diakui bahwa terdapat penurunan belanja daerah sebagai dampak dari kebijakan efisiensi anggaran dan penyesuaian APBD.

Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain: Tahun Pondasi, Tahun 2025 diposisikan sebagai fase pondasi pembangunan Sumbawa sebelum perubahan APBD.

Dalam sidang, bupati juga menyampaikan Program Jarot-Ansori, Bupati mengklaim 12 program unggulan Jarot-Ansori telah berjalan lancar sesuai dengan target yang ditetapkan.

LKPJ bukan sekadar seremoni, melainkan dokumen informasi bagi warga dan ruang evaluasi agar pembangunan terus berkembang secara transparan. Ucap Bupati.

Jalannya Persidangan, Rapat Paripurna yang dimulai pukul 09.31 WITA ini diawali dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selain pimpinan dan anggota DPRD Sumbawa, hadir pula unsur pimpinan vertikal, Kapolres Sumbawa, Dandim Sumbawa, para kepala dinas, Kepala Bank, Ketua PN, Ketua PA, serta perwakilan ormas, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Agenda sidang diakhiri dengan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Sumbawa yang akan bertugas membedah dan memberikan catatan strategis terhadap LKPJ TA 2025 tersebut sebelum nantinya disahkan menjadi keputusan bersama. Demikian

Laporan Staf Khusus Ketua DPRD Sumbawa (J)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Wujudkan Efisiensi di Tengah Krisis, Bupati Sumbawa dan Rombongan Gunakan Bus ke Gedung DPRD

Trending Now

Iklan

iklan