![]() |
| Sumber: bni.co.id, @bni46 |
KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) TBK atau BNI secara bertahap akan menutup layanan Internet Banking terhitung mulai 21 April 2026. Dalam pernyataan resminya, BNI ingin menghadirkan layanan terintegrasi, andal, dan sesuai kebutuhan nasabah.
"Terima kasih atas kesetiaan Anda telah menggunakan BNI Internet Banking. Mulai 21 April 2026, akses layanan Internet Banking akan ditutup secara bertahap," jelas akun resmi Instagram @bni46.
Lantas bagaimana transaksi nasabah secara virtual apabila layanan internet banking BNI ditutup?
BNI mengimbau agar nasabah memindahkan transaksi keuangannya ke aplikasi wondr by BNI (Nasabah Individu) atau BNIdirect bisnis (Nasabah Individu dan Non Individu) memindahkan transaksi keuangan.
![]() |
| Screenshot dari kompas |
Selain itu, BNI mengingatkan kepada para nasabahnya agar waspada terhadap penipuan karena pihak bank tidak pernah meminta data sensitif.
"BNI tidak pernah meminta data sensitif Nasabah seperti PIN, Kode OTP/Transaksi atau password, nomor kartu, exp date, CVV, dan data perbankan lainnya. Apabila mengalami kendala aktivasi wondr by BNI, hubungi BNI Call 1500046 atau kunjungi cabang BNI terdekat," jelasnya.
Jadwal buka BNI usai Lebaran 2026 Sementara itu, ada penyesuaian jadwal operasional BNI selama libur Hari Raya Nyepi, cuti bersama, dan Lebaran 2026 dengan menyiapkan layanan operasional terbatas di 23 cabang pada 20 Maret dan 32 cabang pada 23 Maret, pukul 10.00–12.00 waktu setempat.
"Dalam rangka memberikan layanan perbankan terbaik dan #MelayaniSepenuhHati kepada masyarakat selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H/Tahun 2026, maka BNI akan melaksanakan operasional terbatas pada tanggal 20 dan 23 Maret 2026 pada pukul 10.00 s.d. 12.00 WST," jelas bni.co.id.
BNI juga menyediakan layanan O-Branch (Mobil Gerak) di titik strategis untuk menjangkau masyarakat di wilayah tanpa ATM/CRM BNI.
Pada 25 Maret 2026, layanan operasional kembali normal. Sumber Artikel: https://money.kompas.com



