Iklan

Wisata Kuliner Jagung Rhee Sumbawa Sepi, Mayoritas Warung Tutup Selama Ramadan

Joni Irawan
Kamis, 26 Februari 2026 | 05:02 WIB Last Updated 2026-02-26T13:02:54Z

Wisata Kuliner Jagung Rhee Sumbawa Sepi, Mayoritas Warung Tutup Selama Ramadan

RHEE, SUMBAWA – Kawasan wisata kuliner jagung rebus di Kecamatan Rhee yang biasanya ramai oleh pelancong, kini tampak lengang memasuki bulan suci Ramadan.

Pantauan di sepanjang jalan lintas Sumbawa-Tano menunjukkan sebagian besar lapak pedagang memilih untuk tutup sementara guna menghormati bulan puasa.

Jagung ketan khas Rhee yang biasanya menjadi primadona bagi pengendara yang melintas dari arah Pelabuhan Poto Tano menuju Kota Sumbawa kini sulit ditemukan di siang hari.

Pusat Wisata Kuliner Jagung Rhee, Lokasi yang biasanya beroperasi hingga malam hari kini terpantau sepi. Meskipun beberapa titik dikenal sebagai rest area strategis, aktivitas perdagangan jagung rebus dan bakar menurun drastis dibandingkan hari biasa.

Warung-warung populer di Rhee Loka terpantau membatasi jam operasional atau tutup total untuk menghormati warga yang berpuasa. Dampak bagi Wisatawan, Pengendara yang terbiasa singgah untuk menikmati Jagung Ketan Gurih atau sekadar beristirahat harus menyesuaikan jadwal, karena layanan kuliner di lokasi ini diprediksi baru akan kembali normal menjelang waktu berbuka atau setelah lebaran.

Meskipun aktivitas perdagangan menurun, kawasan ini tetap menjadi titik rest area penting bagi mereka yang melakukan perjalanan jauh lintas pulau.

Para pedagang diperkirakan akan mulai memadati kembali lapak-lapak mereka pada sore hari menjelang waktu berbuka atau saat arus mudik lebaran mulai meningkat. Demikian 

Reporter Joni Irawan

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Wisata Kuliner Jagung Rhee Sumbawa Sepi, Mayoritas Warung Tutup Selama Ramadan

Trending Now

Iklan

iklan