Iklan

Peringatan Hardiknas 2026 di SMKN 1 Taliwang: Menghidupkan Spirit "Pendidikan yang Memuliakan"

Joni Irawan
Jumat, 01 Mei 2026 | 17:34 WIB Last Updated 2026-05-02T01:11:32Z

Peringatan Hardiknas 2026 di SMKN 1 Taliwang: Menghidupkan Spirit "Pendidikan yang Memuliakan"
TALIWANG – Keluarga besar SMK Negeri 1 Taliwang memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Sabtu, 2 Mei 2026 dengan penuh khidmat. Tahun ini, peringatan mengusung tema besar "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", sebuah seruan untuk kolaborasi masif demi masa depan bangsa.
Kepala SMKN 1 Taliwang, Muhammad Nasir, S.Pd., M.Pd., tampil mengenakan pakaian adat tradisional, merefleksikan pesan kementerian bahwa pendidikan haruslah selaras dengan kodrat alamiah dan budaya bangsa.
Dalam sambutan resminya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremonial, melainkan momentum refleksi untuk menghidupkan kembali spirit pendidikan nasional.
"Pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia. Inti proses pendidikan adalah memuliakan," ujar Mendikdasmen dalam pidatonya. Beliau mengingatkan kembali sistem among dari Ki Hajar Dewantara—Asah, Asih, dan Asuh—sebagai dasar membangun watak peradaban bangsa yang unggul sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Menjawab tantangan zaman, Kemendikdasmen kini menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas. Strategi ini diperkuat melalui lima kebijakan strategis:
  1. Revitalisasi & Digitalisasi: Menciptakan lingkungan belajar nyaman melalui sarana fisik dan penggunaan papan interaktif digital (PID).
  2. Kesejahteraan Guru: Peningkatan kompetensi melalui beasiswa S1 bagi guru, berbagai pelatihan (termasuk Koding & AI), serta penyaluran tunjangan sertifikasi yang kini ditransfer langsung setiap bulan.
  3. Penguatan Karakter: Mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) agar menjadi "rumah kedua" bagi murid, bebas perundungan, serta penguatan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  4. Kualitas Literasi & Numerasi: Fokus pada STEM dan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai alat evaluasi mutu.
  5. Pendidikan Inklusif: Memberikan akses luas, mudah, dan murah bagi anak-anak berkebutuhan khusus serta mereka yang terkendala faktor ekonomi atau domisili.
Merespons arahan pusat, Muhammad Nasir menyatakan kesiapan SMKN 1 Taliwang dalam mengimplementasikan transformasi ini di tingkat satuan pendidikan. "Sesuai adagium yang disampaikan Menteri, jika hendak memperbaiki pendidikan, mulailah dari dalam kelas. Kami berkomitmen mengubah pola pikir (Mindset), menguatkan mental, dan meluruskan misi untuk mencetak lulusan yang tidak hanya terampil secara teknis, tapi juga berakhlak mulia," tegasnya.
Peringatan Hardiknas 2026 ini diharapkan menjadi pijakan bagi SMKN 1 Taliwang untuk terus bersinergi dengan keluarga dan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan bermutu yang inklusif dan bermartabat. demikian
penulis/wartawan joni irawan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Peringatan Hardiknas 2026 di SMKN 1 Taliwang: Menghidupkan Spirit "Pendidikan yang Memuliakan"

Trending Now

Iklan

iklan